Sebaran Corona di RI Kian Luas, IHSG Bakal 'Betah' di Zona Merah

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 16 Apr 2020 08:49 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 4,625.91 (-1.71%). Pelemahan didorong oleh Misc-IND (-2.59%) dan Infrastructure (-2.35%).

IHSG ditutup melemah melihat data neraca perdagangan Indonesia yang mencatat surplus namun mengalami penurunan dibanding bulan lalu. Dari global pernyataan IMF terkait great depression membayangi pergerakan IHSG.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 23,504.35 (-1.86%), NASDAQ ditutup 8,393.18 (-1.44%), S&P 500 ditutup 2,783.36 (-3.72%).

Bursa saham US ditutup melemah setelah mengalami penurunan tajam pada sesi awal. Penurunan tersebut terjadi setelah data 1Q20 mulai rilis dan mulai tercermin dampak ekonomi dari lockdown yang dilakukan untuk menyelesaikan penyebaran Covid-19 di US. Namun, hingga saat ini belum ada banyak perubahan.

Investor pada hari ini akan berfokus pada data pengangguran. Bursa Asia dibuka melemah mengikuti pergerakan Wallstreet. Mengingatkan bahwa kinerja perusahaan di 1Q20 bisa sangat buruk. Volatilitas harga minyak juga mempengaruhi harga saham di negara berkembang.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk doji tertahan di sekitar support jangka pendek. Pergerakan masih akan dibayangi perkembangan terkait COVID-19 yang semakin mengkhawatirkan dari dalam negeri. Investor masih akan memperhatikan perkembangan terkait dampak COVID-19 ke perekonomian global.

  • Resistance 2 : 4,802
  • Resistance 1 : 4,714
  • Support 1 : 4,571
  • Support 2 : 4,516


Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)