IHSG Diprediksi Melemah Pagi Ini

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 29 Jul 2020 08:49 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup di level 5.112,99 (-0,07%) pada perdagangan kemarin. Pelemahan didorong oleh sektor agri (-1,67%) dan industri dasar (-1,45%).

IHSG ditutup melemah dibayangi kekhawatiran investor terkait semakin banyaknya kasus baru COVID-19. Pergerakan cenderung terbatas menjelang FOMC meeting.

Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 26.379,28 (-0,77%), NASDAQ ditutup 10.402,09 (-1,27%), S&P 500 ditutup 3.218,44 (-0,65%).

Bursa saham AS ditutup melemah. Investor dalam posisi wait and see menanti paket stimulus di AS dan keputusan suku bunga The Fed beserta outlook dari The Fed atas ekonomi AS.

Dikabarkan paket stimulus dari AS masih menggunakan skema yang mirip dengan paket stimulus sebelumnya. Bursa saham Asia dibuka bercampur dan cenderung melemah menjelang keputusan suku bunga The Fed dengan ekspektasi suku bunga menurun.

IHSG diprediksi melemah dengan pergerakan di kisaran 5.071-5.163. Investor akan cenderung wait and see menjelang pengumuman The Fed terkait suku bunga dan perekonomian.

Pergerakan masih akan dibayangi oleh kekhawatiran terkait semakin tingginya kasus COVID-19 di mana mulai banyak pembatasan-pembatasan kegiatan.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)