Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 26 Okt 2020 08:56 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup di level 5,112.19 (+0.40%), penguatan didorong oleh sektor Property (+3.66%) dan Misc-Ind (+2.44%). IHSG ditutup menguat didukung stimulus Amerika Serikat yang saat ini semakin dekat dengan kesepakatan. Kabar baik datang dari Remdesivir telah disetujui FDA untuk perawatan Covid-19.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 28,335.57 (-0.10%), NASDAQ ditutup 11,548.28 (+0.37%), S&P 500 ditutup 3,465.39 (+0.34%). Bursa US ditutup bercampur seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 di US. US mencatat ada 83,000 infeksi baru pada hari sabtu dan minggu, lebih tinggi daripada rekor tertingginya pada bulan juli yang mencapai 77,300.

Kepanikan juga muncul setelah 4 orang di kantor Wakil Presiden Mike Pence positif mendapat Covid-19. Musim laporan keuangan masih berlangsung, sehingga pergerakan harga saham masih sangat dipengaruhi oleh hasil kinerja perusahaan 3Q20. Bursa asia dibuka bercampur seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 di negara barat seperti Eropa dan US. Fokus investor pada rencana 5 tahun China yang sedang didiskusikan oleh pemimpin negaranya.

IHSG diprediksi Menguat

Resistance 2 : 5,135

Resistance 1 : 5,124

Support 1 : 5,098

Support 2 : 5,083

IHSG diprediksi Menguat. Investor masih akan menanti beberapa laporan keuangan emiten per 3Q20 terutama emiten berkapitalisasi besar. Perbaikan kinerja emiten diperkirakan akan menopang pergerakan IHSG. Pergerakan akan terbatas dikarenakan pekan ini hanya ada dua hari perdagangan.

(fdl/fdl)