Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Melemah Usai Libur Panjang

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 02 Nov 2020 08:45 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup di level 5,128.25 (-0.31%), pergerakan didorong oleh sektor Property (-0.85%) dan Basic-Ind (-0.77%).

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 26,501.60 (-4.28%), NASDAQ ditutup 10,911.59 (-3.94%), S&P 500 ditutup 3,269.96 (-3.85%). Bursa saham US ditutup melemah mendekati pemilu di US yang memiliki ketidakpastian yang sangat tinggi dimana survey menunjukan Joe Biden mendapat dukungan sebanyak 52% dan Donald Trump 42%.

Di sisi lain, pengetatan kembali karantina di Eropa dan UK memberikan sinyal bahwa karantina mungkin saja dapat terjadi lagi di US dan bila stimulus masih belum diberikan maka ekonomi US dapat terluka. Sedangkan bursa Asia dibuka menguat setelah data PMI China dilaporkan sebesar 51.4, dibawah prediksi analis 51.5, namun PMI di atas 50 masih menunjukan ekspansi dari manufaktur di China.

IHSG diprediksi Melemah

Resistance 2 : 5,182

Resistance 1 : 5,163

Support 1 : 5,117

Support 2 : 5,090

IHSG diprediksi Melemah. Pergerakan akan cenderung melemah didorong kecemasan melemahnya bursa saham secara global. Investor masih akan mencermati beberapa laporan keuangan emiten per 3Q20 terutama emiten berkapitalisasi besar serta mengantisipasi rilis data Inflasi Indonesia. Pergerakan diperkirakan akan volatil jelang pemilu Amerika Serikat pada 3 November.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)