Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 04 Des 2020 08:52 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Menguat. IHSG ditutup di level 5,813.98 (+0.15%). pergerakan didorong oleh Agriculture (+3.82%) dan Mining (+1.30%). IHSG ditutup menguat meskipun pergerakan cukup terbatas. Hal ini diakibatkan kecemasan akan stimulus yang tidak kunjung mendapat kepastian,

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 29,969.52 (+0.29%), NASDAQ ditutup 12,377.18 (+0.23%), S&P 500 ditutup 3,666.72 (-0.06%). Bursa saham US ditutup bercampur meskipun data klaim pengangguran dilaporkan menurun pada level 712,000 dibawah ekspektasi analis di level 775,000.

Namun investor merasa jumlah pengangguran yang tidak lagi menurun di level 6.8% pada bulan November 2020 disebabkan oleh meningkatnya jumlah kasus Covid-19 yang terus meningkat di US. Hal tersebut dapat mendorong jumlah pengangguran lebih besar lagi bila angka penularan tidak segera menurun.

Bursa saham Asia dibuka bercampur setelah investor mendengar kabar bahwa Pfizer hanya akan mengirimkan setengah dari vaksin Covid-19 dari yang telah direncanakan karena masalah rantai pemasokan.

IHSG diprediksi Melemah

Resistance 2 : 5,880

Resistance 1 : 5,851

Support 1 : 5,795

Support 2 : 5,768

IHSG diprediksi Melemah. Secara teknikal pergerakan masih berada dalam trend bullish. Namun ada potensi koreksi melihat saat ini berada di area overbought. Investor masih akan mencermati perkembangan terkait stimulus. Dari dalam negeri masih minim sentiment dari data perekonomian. Selain itu kian tingginya kasus covid-19 cukup mencemaskan bagi para investor.

(fdl/fdl)