Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 05 Mar 2021 08:51 WIB
Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melejit pada perdagangan Selasa (5/1/2021) gegara Raffi Ahmad dan Ari Lasso mempromosikannya.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah ke level 6.290,79 (-1,35%). Pergerakan didorong oleh sektor pertambangan (-2,87%) dan keuangan (-1,79%).

IHSG ditutup melemah seiring pelemahan bursa saham global diakibatkan kecemasan akan Kembali naiknya yield obligasi AS.

Sementara bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Dow Jones ditutup 31.270,09 (-0,39%), NASDAQ ditutup 12.997,75 (-2,70%), S&P 500 ditutup 3.819,72 (-1,31%).

Bursa saham AS melemah seiring dengan yield dari 10 years treasury kembali meningkat ke level 1,5% setelah komentar dari Powell dilontarkan. Hal tersebut memberikan sinyal bahwa The Fed kemungkinan besar akan menghentikan kebijakannya untuk memompa dana ke dalam pasar modal.

Saat ini Investor juga mengantisipasi data pekerjaan baru yang diekspektasi sebanyak 210.000 lebih banyak daripada Januari 49.000.

Bursa saham Asia dibuka melemah seluruhnya. Investor menjadi cemas atas komentar The Fed terutama pada pembukaan kembali ekonomi memberikan tekanan naik harga dan berujung peningkatan inflasi. Yang artinya dianggap bahwa era suku bunga rendah akan berakhir.

IHSG diprediksi melemah dengan pergerakan di kisaran 6.210-6.408. Dari dalam negeri masih minim sentimen ekonomi, sedangkan dari global masih ada kecemasan kenaikan yield obligasi serta investor akan mencermati data pengangguran dan nonfarm payroll.

(ara/ara)