IHSG Diprediksi Hijau Kelar Libur Panjang, Ini Saham Rekomendasinya

Artha Sekuritas - detikFinance
Senin, 17 Mei 2021 08:55 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup di level 5,938.35 (-0.63%). Pergerakan ditutup melemah menjelang libur Panjang Idulfitri. Pelemahan juga diakibatkan oleh kekhawatiran pelemahan bursa saham secara global serta aksi profit taking dimana penguatan di hari sebelumnya sudah cukup signifikan.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 34,382.13 (+1.06%), NASDAQ ditutup 13,429.98 (+2.32%), S&P 500 ditutup 4,173.82 (+1.49%).

Bursa US ditutup menguat pada perdagangan jumat lalu setelah mengalami penurunan cukup tajam pada hari kamis sebelumnya. Data inflasi US mencatat peningkatan inflasi sebanyak 4.2% YoY pada bulan April 2020, pertama kalinya sejak tahun 2008. Hal tersebut mengakibatkan kepanikan investor US bahwa The Fed dapat terpaksa mengubah suku bunga acuan dalam waktu dekat. The Fed akan memberikan komentar pada hari Rabu nanti.

Bursa Asia dibuka melemah. Investor menandai data ekonomi dari China yang termasuk data penjualan retail dan produksi.

IHSG diprediksi menguat. Pergerakan masih minim akan sentiment dari dalam negeri namun akan didorong oleh optimisme penguatan bursa saham Amerika Serikat dan Jepang. Investor akan mencermati beberapa emiten yang akan rilis laporan keuangan 1Q21 dan yang akan membagikan dividen untuk tahun buku 2020.

Saham TOWR, GJTL, INCO, LSIP, dan CTRA direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Lalu WOOD direkomendasikan untuk beli namun bersifat spekulatif dan ADRO direkomendasikan untuk beli.

Resistance 2 :5,993
Resistance 1 :5,965
Support 1 :5,910
Support 2 :5,883

Tonton juga Video "Sri Mulyani: Rupiah Cenderung Stabil-IHSG Tembus 6.000":

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)