IHSG Diproyeksi Kembali Merah, Cek Rekomendasi Saham yang Dijual

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 01 Des 2021 08:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup di level 6,533.93 (-1.12%). IHSG ditutup melemah kembali ke trend bearishnya. Pergerakan dipengaruhi kembali munculnya kekhawatiran akan covid-19 varian omicron hingga Singapura memperketat aturan masuknya turis, sehingga dikhawatirkan nantinya akan ada pengetatan kembali di Indonesia.

Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 34,483.72 (-1.55%), NASDAQ ditutup 15,537.70 (-1.55%), S&P 500 ditutup 4,567.00 (-1.90%).

Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa. Setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan, bank sentral AS akan mempertimbangkan untuk mempercepat penarikan pembelian obligasi karena risiko inflasi meningkat, menambah tekanan ke pasar yang sudah gelisah tentang varian Covid-19 terbaru.

Sementara itu, pasar juga dibiarkan menunggu informasi tentang betapa berbahayanya varian Omicron, sejauh mana vaksinasi saat ini dapat menawarkan perlindungan dan pembatasan tambahan yang mungkin harus diterapkan pemerintah yang dapat merugikan ekonomi.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal indikator MACD bergerak di trend distribusi dan stochastic turun ke area oversold mengindikasikan trend pelemahan, Namun pelemahan mulai terbatas. Investor akan mencermati perkembangan terkait covid omicron. Dari dalam negeri juga akan mencermati rilis data ekonomi inflasi dan manufaktur.

  • Resistance 2 : 6,685
  • Resistance 1 : 6,609
  • Support 1 : 6,495
  • Support 2 : 6,457

Berikut saham rekomendasi hari ini:

WIKA direkomendasikan untuk jual. Indikator teknikal menunjukkan signal jual dengan sentimen netral/negatif

MIKA direkomendasikan untuk beli. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

KAEF dan TOWR direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.

Simak Video: Sri Mulyani: Rupiah Cenderung Stabil-IHSG Tembus 6.000

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)