ADVERTISEMENT

Dibayangi Omicron hingga Inflasi, IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 02 Des 2021 08:45 WIB
Karyawan mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (29/09/2014). IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Indeks itu ditutup pada level 5.142,01 atau rebound 0,18%,Sektor keuangan menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 0,77%.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah ke level 6.507,67 (-0,40%). IHSG ditutup melemah dalam tren bearish jangka pendek mengikuti tren pelemahan harga komoditas dan pelemahan bursa saham yang masih cukup khawatir akan penyebaran COVID-19 varian omicron.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Dow Jones ditutup 34.022,04 (-1,34%), NASDAQ ditutup 15.254,10 (-1,83%), S&P 500 ditutup 4.513,04 (-1,20%).

Bursa saham Wall Street turun cukup signifikan setelah kecemasan investor tentang varian Omicron meningkat dengan konfirmasi kasus pertama di AS dan pasar juga mencerna komentar Fed tentang inflasi.

Pembalikan saham terjadi setelah CDC melaporkan kasus pertama di AS dari varian virus corona baru yang sangat bermutasi yang disebut Omicron di California. Menurut WHO Omicron pertama kali terdeteksi minggu lalu di Afrika Selatan dan saat ini telah dilaporkan di setidaknya 23 negara.

IHSG diprediksi melemah di kisaran 6.432-6.630. Investor akan mencermati perkembangan varian Omicron dan dampaknya pada aktivitas perekonomian serta menanti kebijakan The Fed mengantisipasi potensi semakin tingginya inflasi.

Lihat juga Video: Omicron Mengintai, Kemenkes: Vaksin Booster Belum Diperlukan

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT