Holding BUMN Perbankan Bakal Punya Aset Rp 1.000 Triliun

Holding BUMN Perbankan Bakal Punya Aset Rp 1.000 Triliun

- detikFinance
Jumat, 12 Sep 2008 07:22 WIB
Holding BUMN Perbankan Bakal Punya Aset Rp 1.000 Triliun
Jakarta - Holding BUMN perbankan yang rencananya akan direalisasikan pemerintah pada 2010 diperkirakan akan menghasilkan kapitalisasi aset sebesar Rp 1.000 triliun, hasil dari 4 bank yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN.

Hal ini dikatakan oleh Deputi Kementerian Negara BUMN Parikesit Suprapto di kantor PPA (Perusahaan Pengelola Aset) di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Kamis malam (11/9/2008).

"Bentuknya nanti adalah investment holding, tapi belum ditentukan holdingnya seperti apa, kita sudah diskusikan ini dengan BI (Bank Indonesia)," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskannya, seiring dengan rencana pembentukan holding perbankan, pemerintah juga rencananya akan memasukkan semua BUMN bidang jasa keuangan di dalam sebuah holding besar bersama perbankan dengan bentuk universal bank.

"Jadi holding perbankan bersama asuransi dan jasa keuangan lainnya cita-citanya akan juga bisa direalisasikan 2010. Kita sudah sampaikan rencana ini kepada direksi BUMN jasa keuangan," kata Parikesit.

Di tempat yang sama, Asisten Deputi Budang Usaha Perbankan Kementerian Negara BUMN Gatot Mardiwasisto mengatakan perhitungan aset holding perbankan bisa mencapai Rp 1.000 triliun dengan dibentuknya holding perbankan BUMN adalah karena sampai Juni 2008 saja jumlah aset dari 4 bank BUMN adalah sekitar Rp 800 triliun.

"Jadi dengan asumsi pertumbuhan 20% saja, akan menghasilkan kapitalisasi aset Rp 1.000 triliun di 2010 sewaktu dibentuk holding tersebut. Itupun dengan tidak memperhitungkan jika ada pertumbuhan non organik yang dilakukan," ujarnya.

Gatot mengatakan jika holding tersebut digabung dengan BUMN jasa keuangan lain dalam universal bank, maka total asetnya di 2010 bisa mencapai Rp 1.300 triliun. Adapun saat ini jumlah BUMN di bidang perbankan dan jasa keuangan adalah sebanyak 23 BUMN yang rencananya akan digabung.

(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads