Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom dalam jumpa pers mendadak di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (8/10/2008).
"Sebagai pemegang saham 100 persen kalau dalam keadaan normal, kami mampu menambahkan likuiditas tetapi karena UU melarang BI untuk mendivestasikan uang kepada bidang usaha yang di luar tugas dan fungsinya maka kami tidak memungkinkan membantu masalah likuiditas yang dihadapi Indover," jelas Miranda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2 bulan yang lalu Indover diyakini masih sehat dan untung lebih dari 2 juta euro sebelum adanya kesulitan likuiditas di global saat ini. "Sehingga line of credit yang sekarang tidak ada membuat mereka kesulitan likuiditas," ujarnya.
Sesuai dengan aturan bank sentral Belanda semua bank yang tidak mampu menambah likuiditas akan di take over terlebih dahulu oleh semacam administrator untuk dicatat berapa aset yang dimiliki.
Seperti dilansir situs resmi bank sentral Belanda, Selasa dana pihak ketiga Indover yang tercatat sebesar 11 juta euro dinilai terlalu minim, sehingga perlu ada skema jaminan deposit jika bank itu tidak kembali beroperasi dengan baik (sustainable). Indover pun kini sudah dibekukan.
Untuk keperluan regulasi itu, pengadilan Amsterdam telah menunjuk T. van Hees sebagai pengacara dan H. de Haan sebagai administrator.
Miranda mengatakan eksposure Indover dalam pasar keuangan khususnya investasi di Lehman Brothers tidak terlalu besar.
"Dan kami terus pantau secara kontinu dan reguler untuk memperoleh informasi dari dua administrator yang telah ditunjuk oleh pengadilan untuk Indover," ujarnya.
Kedua administrator itu nantinya akan menganalisis apakah Indover perlu dilikuidasi atau tidak tentunya setelah melalui persetujuan bank sentral Belanda. (ddn/ir)











































