Industri Asuransi Selamat Jika Modalnya Dipenuhi Rp 100 Miliar

Industri Asuransi Selamat Jika Modalnya Dipenuhi Rp 100 Miliar

- detikFinance
Kamis, 16 Okt 2008 13:53 WIB
Industri Asuransi Selamat Jika Modalnya Dipenuhi Rp 100 Miliar
Jakarta - Industri asuransi yang kini tengah berkembang bisa selamat dan mengatasi tantangan yang ada jika memenuhi kewajiban modal minimum sebesar Rp 100 miliar pada tahun 2010.

"Regulasi itu semata-mata untuk memajukan industri ini, karena pertumbuhannya itu pesat tapi masih bisa dipercepat, salah satunya dengan regulasi menambah modal," ujar Kepala Biro Perasuransian Departemen Keuangan Isa Rachmatarwata di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (16/10/2008).

Isa mengatakan untuk mengantisipasi krisis pihaknya sudah memanggil seperlima dari ratusan perusahaan asuransi yang ada di Indonesia. "Jadi masih panjang, dan karena dalam 1 hari bisa bertemu dengan 4-5 perusahaan bersama direksi dan komisarisnya," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah sebelumnya membuat aturan agar perusahaan asuransi memenuhi kewajiban modal sebesar Rp 40 miliar di akhir 2008, modal itu harus bertambah menjadi Rp 100 miliar pada tahun 2010, salah satu upaya untuk memenuhi aturan modal itu adalah dengan merger atau akuisisi.

"Masih ada beberapa yang belum tahu akan kemana arah perusahaan ini tapi ada juga beberapa yang sudah bahkan ada juga merger, tapi untuk merger minta waktu yang lebih renggang karena butuh waktu untuk menyiapkan," ujarnya

Sementara itu kampanye nasional tentang asuransi melalui Insurance Day 2008 segera dilakukan untuk ketiga kalinya.

Menurut Wakil Ketua Asosiasi Broker Asuransi dan Reasuransi Indonesia sekaligus Ketua panitia Boyke Lukman mengatakan, kampanye ini dilakukan untuk menggugah kesadaran berasuransi di Indonesia.
 
"Kami mencoba memotivasi keluarga Indonesia bertanggung jawab pada masalah keuangan jangka panjang mereka sendiri. Dengan memiliki beragam polis asuransi, kemakmuran dan kesejahteraan seseorang beserta keluarganya menjadi lebih terlindungi," jelasnya pada konferensi pers di tempat yang sama.
 
Tema Insurance Day 2008 sendiri "Industri Asuransi sebagai partner pemerintah menuju masyarakat mandiri dan sejahtera" dan disederhanakan dengan tagline "Mari Berasuransi" yang akan diluncurkan 18 Oktober 2008.
 
Kampanye tersebut akan melibatkan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai ikon hari asuransi 2008, "dalam iklan layanan masyarakat yang akan ditayangkan, Menteri Keuangan yang akan langsung mengajak masyarakat berasuransi," jelasnya.
 
Ia juga menjelaskan acara hari asuransi tahun ini meluas ke lima kota besar di Indonesia. Tidak hanya berpusat di Jakarta, tetapi ke Medan, Bandung, Surabaya, dan Makasar.
 
Selain program sosialisasi lewat media, hari asuransi 2008 dilanjutkan dengan program sosialisasi ke kampus. Tahun lalu, program ini menjangkau total 25 sekolah yang terdiri dari 19 universitas, dua smu dan empat pesantren di 25 kota. "Tahun ini akan kami tambah menjadi 27 kampus," pungkasnya. (ang/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads