Bank-Bank BUMN Minta Bank Indover Diselamatkan

Bank-Bank BUMN Minta Bank Indover Diselamatkan

- detikFinance
Selasa, 21 Okt 2008 07:38 WIB
Bank-Bank BUMN Minta Bank Indover Diselamatkan
Jakarta - Perhimpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) meminta agar pemerintah dan Bank Indonesia (BI) mencari jalan untuk menyelamatkan Bank Indover yang saat ini dibekukan oleh pengadilan Belanda. Apalagi sejumlah dana bank-bank BUMN ternyata tersimpan di anak usaha BI itu.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Himbara yang juga Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo usai rapat koordinasi dengan pemerintah di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin malam (20/10/2008).

"Kalau kami dari Himbara merekomendasikan untuk kiranya BI maupun pemerintah dapat mempertimbangkan ulang rencana untuk melepas Indover dengan cara dilikuidasi oleh pengadilan di Belanda," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menambahkan, Himbara menghormati keputusan dan kewenangan BI untuk penyelesaian Indover. Namun dalam penyelesaian Indover yang beroperasi di Belanda, posisi BI adalah sebagai pemegang saham, bukan sebagai otoritas perbankan.

"Jadi kami berharap Indover tidak dilepaskan, caranya tentu kita serahkan apda instrumen yang tersedia karena pasti ada banyak alternatif yang tersedia," ujarnya.

Dia juga mengatakan, dengan diselamatkannya Bank Indover, justru akan sedikit kerugian yang akan ditanggung, dibanding kalau Indover dilikuidasi.

"Kita tahu Indover itu sebetulnya neracanya bagus, tapi hanya karena mungkin ada kebutuhan temporary cashflow itu diputuskan ditutup, ya semua kewajiban yang ada di neraca harus diselesaikan. Jadi kami punya keyakinan kalau seandainya ditinjau ulang justru akan membuat bank itu tidak rugi, demikian juga pemegang sahamnya ataupun bagi nasional Indonesia," paparnya.

Penyertaan modal itu sendiri, menurut Agus sangat dimungkinkan untuk Indover. UU Bank Sentral memang telah melarang BI mendivestasikan uang kepada bidang usaha yang di luar tugas dan fungsinya.

"Himbara itu kalau seandainya bank itu sehat dan bank itu diyakini pemegang sahamnya akan menjaga kontinuitas dari bank itu untuk melakukan transaksi, penempatan itu sangat dimungkinkan," katanya.

Mengenai berapa dana bank-bank BUMN yang kini tersimpan di Bank Indover, Agus mengaku belum bisa menyebutkan berapa angkanya.

"Total dana himbara di Indover belum bisa saya sebutkan karena belum dikumpulkan datanya," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi mengatakan hal yang sama yaitu penyelamatan Indover. Sebab hal ini terkait dengan kredibilitas BI apalagi bank-bank disana memiliki simpanan berupa valas, transaksi ekspor impor, jadi memang harus diselamatkan.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads