BI Rate Bukan Penyebab Likuditas Perbankan Ketat

BI Rate Bukan Penyebab Likuditas Perbankan Ketat

- detikFinance
Jumat, 07 Nov 2008 14:05 WIB
Jakarta - Penetapan kebijakan BI Rate saat ini yang berada di level 9,5% tidak akan berdampak pada likuditas perbankan. Bank Indonesia (BI) mengaku telah melakukan langkah-langkah lain untuk melonggarkan likuditas termasuk operasi pasar dan lainnya.

"Jadi tidak ada alasan BI Rate memperketat yang lain lalu kita juga melakukan operasi likuiditas dari mingu ke minggu kita lelang kadang kala melakukan injection lewat operasi pasar, jadi kita harapkan tidak punya pengaruh yang signifikan," kata Gubernur BI Boediono di Gedung BI, Jakarta, Jumat (7/11/2008).

Selama ini menurutnya BI Rate itu sebagai instrumen jangka menengah yang bisa menjadi keseimbangan antara inflasi, neraca pembayaran dan pertumbuhan ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketiganya itu dibuat tepat sehingga kita berada posisi ke arah sana, jadi semua kan ada sasarannya, likuiditas akan kita kelola sebaik mungkin dari hari ke hari dari minggu ke minggu. Kita kan melakukan operasi likuiditas, apakah itu dengan open market operation," katanya.

Ia juga mengatakan terkait tekanan BI Rate terhadap sektor riil itu memang tidak bisa dihindari namun cara lain untuk bisa ditekan dengan memperlonggar likuiditas dolar AS.

"Tapi ada hal masalah likuiditas dolar agak langka bukan di Indonesia tapi di semua negara, itulah yang kita upayakan untuk melonggarkan," serunya.

(hen/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads