Peluang Penurunan BI Rate Mulai Terbuka

Peluang Penurunan BI Rate Mulai Terbuka

- detikFinance
Senin, 10 Nov 2008 16:32 WIB
Peluang Penurunan BI Rate Mulai Terbuka
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai peluang penurunan BI rate hanya tinggal menunggu waktu saja. Sebab saat ini BI masih tetap menunggu tingkat laju inflasi sampai kepada titik yang stabil, termasuk pengaruh dari nilai tukar rupiah.

Hal ini dikatakan oleh Deputi Hartadi A Sarwono  dalam acara rapat dengar pendapat PAH II dan PAH DPD RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2008).

"Insya Allah kami melihat inflasi sudah cenderung turun, jadi langkah menurunkan BI rate tunggu waktu, satu-satunya yang membuat inflasi naik lagi hanya tinggal nilai tukar," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hartadi mengatakan BI akan tetap berada di pasar dengan posisi secara terukur dengan menempatkan waktu yang tepat dengan mempertimbangkan cadangan devisa yang ada.

"Tapi saat ini saat yang bijak dimana BI rate masih (tetap) 9,5% sampai betul-betul kita yakin inflasi benar-benar turun, kalau kita lepas kendali ini malah lebih bahaya," ujarnya.

Saat ini, lanjut Hartadi, faktor rupiah yang melemah terlalu besar masih akan berdampak pada laju inflasi.

Ia juga menegaskan inflasi pasti akan turun beberapa bulan ke depan. Namun hanya tinggal waktunya sampai inflasi terkendali. "Masalahnya bukan masalah nyali, namun meskipun nyali kita belum terlihat jelas soal BI rate, tapi yang sudah terlihat jelas adalah  kelonggaran likuiditas tetap jalan dari pembiayaan perbankan," ujar Hartadi.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads