Hal tersebut diungkapkan oleh Chief Financial and Risk Officer Rabobank Geert Embrechts di sela-sela konferensi pers peluncuran cabang baru Rabobank di Plasa 89, Jalan Rasuna Said, Jakarta (11/11/2008).
"Pertumbuhan kredit tahun ini diperkirakan di atas 30 persen dari total kredit tahun lalu," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi pertumbuhan tersebut sangat tergantung dari pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri," jelasnya.
Jika target tersebut terealisasi, maka di tahun 2009 Rabobank memperkirakan pertumbuhan kredit sebanyak 15-20 persen atau sedikit lebih rendah dari proyeksi pertumbuhan 2008.
"Kami perkirakan, tahun 2009 krisis ekonomi masih melanda Indonesia jadi pertumbuhannya tidak sebesar tahun 2008," katanya.
Hingga Juli 2008, posisi kredit macet (NPL) Rabobank berada pada posisi 0,6 persen. Ia memperkirakan hingga akhir tahun, posisi NPL akan tetap berada di bawah 1 persen.
"Sekitar 1-0,6 persen di akhir tahun," ucapnya.
(ang/lih)
