Demikian disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil ketika ditemui di Gedung Garuda, Jakarta, Senin (17/11/2008).
"Intinya BI akan menjual atau menghibahkan ke pemerintah. Nanti akan 100% pemerintah. Kalau negara tidak ada duit ya dihibahkan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofyan menegaskan, pengalihan kepemilikan antara BI dan pemerintah ini seperti halnya keluar kantong kiri masuk kantong kanan.
Rencana penghibahannya pun akan menunggu surat dari BI yang diperkirakan awal tahun depan. "Mudah-mudahan awal tahun. Itu target BI," katanya.
Pada awal didirikan, Bahana mengemban misi untuk mengembangkan sektor riil melalui pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi. Namun kini Bahana masih menanggung banyak utang akibat kasus dana pinjaman rehabilitasi standarisasi pasar modal dan kasus tindakan korupsi yang dilakukan oleh manajemen terdahulu.
"Bahana masih banyak utang akibat dari kasus dana pinjaman rehabilitasi standarisasi pasar modal. Terus terjadi tindakan korupsi dilakukan oleh manajemen sebelumnya. Kalau itu bisa dikoreksi, selesai masalahnya," katanya.BI sendiri memang diwajibkan melepas anak-anak usahanya paling lambat akhir 2009 untuk tiga anak usahanya yaitu BPUI, Bank Indover dan Jamkrindo (Askrindo). (lih/ir)











































