Hal ini dikatakan oleh Deputi Gubernur BI Budi Mulya saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/12/2008).
"Pokoknya BI tetap mencermati tekanan di interbank atau likuiditas antarbank, segmentasi antar bank itu kita cermati dan BI melakukan langkah-langkah untuk mengurangi segmentasi antar bank. BI mencermati harusnya dana-dana yang ada di industri perbankan itu mengalir ke bank-bank yang membutuhkan, namanya PUAB," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa ekonomi di emerging market alami tekanan itu sehingga terjadi segmentasi antar bank. Bank yang satu ada dana, tapi karena perhitungan counterparty risk, dia belum salurkan ke bank yang lain. Karena itu BI lakukan fasilitas repo. Nah dari sini kita berikan pada bank yang perlu likuiditas. Jadi BI mengintermediasikan antarbank supaya PUAB jalan
lagi," pungkasnya.
(dnl/qom)
