Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Boediono dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Rabu (7/1/2009).
"Cadangan devisa US$ 51,6 miliar atau setara dan 4 bulan impor di tambah pembayaran utang luar negeri pemerintah," jelas Boediono saat menjelaskan posisi terakhir cadangan devisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan untuk cadangan devisa 2009 juga diperkirakan kurang lebih sama US$ 51 miliar atau setara dengan 4,7 bulan impor," tambah Boediono.
Berikut angka cadangan devisa RI dari bulan ke bulan sepanjang 2008, seperti dikutip dari situs BI.
- Akhir Desember 2007: US$ 56,920 Miliar
- Akhir Januari : US$ 55,999 Miliar
- Akhir Februari :US$ 67,125 Miliar
- Akhir Maret : US$ 58,987 Miliar
- Akhir April: US$ 58,770 Miliar
- Akhir Mei: US$ 57,464 Miliar
- Akhir Juni: US$ 59,453 Miliar
- Akhir Juli : US$ 60,563 Miliar
- Akhir Agustus: US$ 58,358 Miliar
- Akhir September: US$ 57,108 Miliar.
- Akhir Oktober: US$ 50,580 Miliar.
- Akhir November USZ$ 50,181 Miliar.
(qom/ir)










































