"Dalam Global MTN Program, memang disebutkan target indikatif maksimal US$ 4 miliar karena aturannya begitu harus disebutkan maksimal. Target tersebut mengacu pada jumlah global bond tahun lalu," jelas Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu, Rahmat Waluyanto kepada detikFinance, Kamis (29/1/2009).
Lembaga pemeringkat efek, Fitch Ratings akan memberikan peringkat 'BB' untuk Global Medium Term Notes (MTN) atau obligasi berjangka menengah global senilai US$ 4 miliar yang akan segera diterbitkan pemerintah Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu target hanya indikatif saja, tidak harus dipenuhi target sebesar itu karena juga sangat tergantung pada kondisi pasar," tambah Rahmat.
Mengenai peringkat 'BB' yang diberikan Fitch, Rahmat mengatakan bahwa itu merupakan konfirmasi atas rating sovereign credit Indonesia yang tetap tidak berubah meskipun terjadi krisis global yang semakin memburuk.
"Banyak negara dan korporasi yang diturunkan ratingnya, tapi Indonesia tetap solid. Bahkan dalam statementnya, Fitch mengatakan kebijakan fiskal dan pengelolaan utang (public finance management) yang prudent merupakan salah satu faktor kunci tidak terganggunya fundamental ekonomni Indonesia meskipun di tengah krisis," pungkas Rahmat. (qom/ir)










































