"Kalau kami di BNI inginnya suku bunga kredit turun. Tapi kita harus menjaga bunga likuiditas, karena kalau kita turun dan bank lain tidak bagaimana?" ujar Gatot disela acara Festival Ekonomi Syariah di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/3009).
Gatot mengatakan bahwa pemotongan BI Rate sudah diperkirakan sebelumnya oleh kalangan perbankan, termasuk BNI. Meski ia mengakui bahwa hal itu cukup mengejutkan. Sebab BI baru saja memangkas BI Rate sebesar 25 basis poin Januari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot mengatakan, BNI telah memprediksi BI Rate akan berada di kisaran 7-8% tahun ini. Namun sebagaimana dikatakan Gatot, untuk memangkas suku bunga kredit BNI masih melihat dan menunggu aksi yang akan dilakukan bank lain.
"Kita memperkirakan BI Rate di kisaran 7-8% periode 2009. Untuk kredit kita masih lihat karena penurunanya sudah cukup banyak. Untuk deposito mungkin masih bisa 0,5% lagi. Tetapi, kami tetap ingin menurunkan agar bisa memfasilitasi sektor riil. Kita usahakan lebih cepat dan kita konsen pada pertumbuhan sektor riil supaya perekonomian bergerak," jelas Gatot.
(dro/ir)











































