Demikian disampaikan Presdir Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Satrio, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/2/2009).
"Untuk ekspansi non organik ada kemungkinan akuisisi bank-bank kecil," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua strategi tersebut dirancang untuk mencapai sejumlah target pada 2009. Pertumbuhan kredit pada 2009 ditargetkan sekitar 5-15%, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) ditargetkan 20-25%.
Terkait BI Rate yang kembali turun menjadi 8,25%, OCBC NISP juga akan menurunkan suku bunganya sekitar 0,5% pada awal Februari 2009. Suku bunga deposito pun akan dipangkas dari 13% menjadi 12%.
"Belum ada rencana untuk obligasi dan rights issue (di 2009), namun untuk hybrid capital akan dibicarakan lebih lanjut," tambahnya.
Sementara untuk pendapatan non bunga 2008 yang tumbuh 40% dibandingkan 2007, Parwita menambahkan sumber pendapatan itu berasal dari jual beli valas dengan nasabah, remiten, e-channel, dan trade finance.
"Yang paling besar dari transaksi trade finance. Transaksi valas sebesar Rp 157,5 miliar dan tidak seperti bank-bank lain, NISP tidak mengalami kerugian di transaksi vaklas ini," ujarnya.
(lih/ir)










































