Hal ini dikatakan oleh Menteri Perumahan Rakyat Mohammad Yusuf Asy'ari dalam acara penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pembentukan tim koordinasi kebijakan pengembangan pembiayaan perumahan di GedungΒ BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
"Dengan penurunan bobot risiko bank penerbit KPR akan lebih bergairah untuk menerbitkan KPR Bersubsidi, karena langkah tersebut akan meningkatkan CAR bank tersebut," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi permintaan ini, Gubernur BI Boediono mengatakan BI akan melakukan pertimbangan yang cermat.
"Akan kita pertimbangkan secara cermat dan sebaik-baiknya untuk dukung supaya aspek prudential tetap terjaga. Usulan ini sangat-sangat kita perhatikan," tegas Boediono.
Β
(dnl/qom)











































