Hal ini dikatakan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (24/2/2009).
"Dilihat dari sisi partisipasi, investor asing turun tajam dari rata-rata lelang sebelumnya 50-60% menjadi sekitar 15-20%. Pelemahan nilai tukar rupiah yang cenderung berlanjut mempengaruhi minat asing," tuturnya.
Namun, dikatakan Rahmat, peranan pemain lokal seperti bank, dana pensiun, asuransi semakin besar dan penting. "Kenyataan suksesnya sukuk ritel menunjukkan potensi dalam negeri masih bisa diandalkan dalam situasi krisis," jelasnya.
Dalam lelang empat seri SUN hari ini, pemerintah menyerap Rp 6,150 triliun dari total penawaran yang masuk Rp 8,197 triliun.
"Yield yqng dimenangkan untuk SPN 10,75% dan Obligasi Negara FR051(5 tahun) 12,71195%; FR030 (7 tahun) 13,28846%; harga VR018 (3 tahun) 100% dengan kupon 10,094%," papar Rahmat.
(dnl/qom)











































