Demikian disampaikan oleh Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Halim Alamsyah ketika ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (10/3/2009).
"Suku bunga deposito 1 bulan turun 5 bps, secara industri, akhir Desember 2008 suku bunga kredit 14,2%, minggu kedua Maret 2009 turun menjadi 13,93%," tuturnya.
Sementara itu, untuk suku bunga deposito 1 bulan pada Desember 2008 sebesar 8,75%, saat ini telah turun menjadi 8,32%.
"Suku bunga kredit bank swasta 15,73% sekarang menjadi 15,53% kalah cepat sama bank persero. Untuk BPD dari 11,86% menjadi 11,94%, bank asing dari 12,97% menjadi 12,23%, bank campuran dari 14,49% menjadi 13,05%," paparnya
Kemudian untuk suku bunga deposito bank persero dikatakan Halim juga menurun dari 7,5% menjadi 7,2%, bank swasta turun dari 9,25% menjadi 8,98%. Suku bunga deposito BPD turun dari 8,26% menjadi 7,89%, kemudian deposito bank asing juga turun dari 7,71% menjadi 6,20%
"Bank swasta suku bunga kreditnya agak cenderung tidak turun, suku bunga tinggi bisa karena jangka waktu, komposisinya bisa juga, karena permintaan atau karena kekurangan uang atau likuiditas," katanya.
Penurunan suku bunga kredit perbankan ini diakui Halim masih sangat pelan, dan biasanya penurunan terjadi dalam 3 sampai 6 bulan.
"Masing-masing bank berbeda penurunannya namun secara industri kita lihat cenderung turun, tiap bank harus dlihat struktur atau komposisi DPK-nya, ada yang bisa cepat ada yang tidak," pungkasnya.
(dnl/qom)










































