BCSA RI-China Bisa Kurangi Tekanan Rupiah

BCSA RI-China Bisa Kurangi Tekanan Rupiah

- detikFinance
Senin, 23 Mar 2009 17:46 WIB
BCSA RI-China Bisa Kurangi Tekanan Rupiah
Jakarta - Kerjasama BCSA (Bilateral Currency Swap Arrangement) antara Indonesia dengan China senilai RMB 100 miliar atau sekitar Rp 175 triliun dilakukan khusus untuk mendukung transaksi perdagangan antara Indonesia dan China.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu ketika ditemui di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, Senin (23/3/2009).

"Kalau kita melakukan perdagangan dengan China, biasanya pelaku usaha membeli dolar AS dulu baru ditukar ke Yuan, jadi mereka masuk pasar dulu. Dengan kerjasama ini diharapkan bisa mengurangi tekanan ke rupiah," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerjasama BCSA dengan China ini di luar mekanisme Chiang Mai Inisiative, dan murni sifatnya bilateral antara Indonesia dan China.

"Jadi kerjasama ini dipakai hanya untuk transaksi Yuan, sehingga pelaku usaha tidak perlu masuk ke pasar dan nanti BI akan melakukan sterilisasi," katanya.

Anggito mengatakan kerjasama tersebut akan mengurangi kebutuhan valas dan diharapkan turut membantu menstabilkan perekonomian.

"Ini akan menjadi second line of defense. Mekanismenya diatur oleh BI," pungkasnya.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads