Pasar Surat Utang Belum Pulih, Investor Masih Hati-hati

Pasar Surat Utang Belum Pulih, Investor Masih Hati-hati

- detikFinance
Selasa, 24 Mar 2009 18:35 WIB
Pasar Surat Utang Belum Pulih, Investor Masih Hati-hati
Jakarta - Pasar Surat Utang Negara masih belum pulih, investor masih hati-hati di tengah ketidakpastian pasar finansial global. Hal itu terlihat dari permintaan akan SUN yang masih terkonsentrasi pada tenor jangka pendek.

"Demand terhadap SUN yang masih terkonsentrasi pada tenor pendek menunjukkan investor masih melihat potensi down-side risk pada tenor panjang. Market belum benar-benar pulih dari ketidakpastian. Mereka masih hati-hati," tutur Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto kepada detikFinance, Selasa (24/3/2009).

Dalam lelang 2 seri SUN yang dilakukan oleh pemerintah hari ini diserap Rp 2 triliun dari total penawaran yang masuk Rp 9 triliun. Hasil lelang tersebut adalah sebagai berikut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. SPN20100311 dengan jumlah penawaran yang masuk Rp 6,775 triliun, yang dimenangkan Rp 1,2 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 9,37612% dan jatuh tempo 11 Maret 2010.
 
2. FR0030 dengan jumlah penawaran yang masuk Rp 2,28 triliun, yang dimenangkan Rp 800 miliar, dengan yield rata-rata tertimbang 11,62684% dan tingkat kupon 10,75% serta tanggal jatuh tempo 15 Mei 2016.
 
"Potensi demand terhadap SUN masih tinggi terlihat dari incoming bids (penawaran masuk) Rp 9 triliun dan investor asing masih masuk dengan prosentase partisipasi sekitar 40% dari total penawaran," katanya.

Rahmat mengatakan dalam lelang tersebut yield (imbal hasil) yang dimenangkan pemerintah relatif rendah karena pemerintah ingin memberikan sinyal outlook penurunan suku bunga.

"Jumlah yang diambil relatif kecil hanya Rp 2 triliun karena memang pemerintah ingin menghindari 'crowding-out' dengan memberikan peluang pasar, khususnya kepada swasta utk menerbitkan obligasi korporasi," katanya.

Dengan penyerapan Rp 2 triliun, jumlah total SUN yang telah diterbitkan pemeirntah sudah mencapai Rp 66 triliun atau sekitar 46,5% dari target penerbitan gross SBN 2009 dan pemerintah masih akan menerbitkan berbagai instrumen termasuk global sukuk, Samurai bond, ORI, SPN, dan lain-lain.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads