Semula pada 2008 perseroan memang menargetkan laba hingga di atas Rp 1 triliun. Namun karena guncangan krisis finansial, manajemen sempat was was target tidak tercapai.
Β
"Yang jelas dari hasil audit ternyata laba 2008 di atas laba 2007 yang Rp 998,4 miliar. Laba 2008 mendekati Rp 1,1 triliun," kata Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Sabtu (28/3/2009).
Β
Hotbonar menegaskan pencapaian ini di luar dari perkiraan Jamsostek semula, namun kenyataannya dari hasil audit angka Rp 1,1 triliun akhirnya tercapai juga.
Mengenai pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) hingga triwulan pertama 2009, ia belum bisa memastikannya. "Triwulan I kan belum habis," kilahnya.
Β
Pada tahun ini, Jamsostek menyiapkan pencairan dana JHT sebesar Rp 4 triliun. Hingga kini peserta yang telah memenuhi persyaratan JHT mencapai 830 ribu orang lebih dari total 8,2 juta peserta JHT.
Β
Langkah ini disiapkan terkait proyeksi peserta Jamsostek yang akan mencairkan dana JHT-nya yang meningkat pada tahun ini karena krisis finansial. Selain itu, berdasarkan ketentuan yang baru para peserta JHT bisa mencairkan dananya menjadi 5 tahun 1 bulan semenjak 12 Januari 2009 dari sebelumnya 5 tahun 6 bulan.
Β
Jumlah JHT yang tercover Jamsostek mencapai 8.219.154 orang. Sebanyak 830.873 orang diantaranya dengan saldo JHT sebesar Rp 3,634 triliun adalah peserta yang memenuhi persyaratan pengambilan JHT tenaga kerja non aktif dengan masa kepesertaan minimal 5 tahun dan masa tunggu 1 bulan.
(hen/ir)











































