Meski mengalami penurunan laba bersih Panin dan UOB Buana masih mencatat kinerja pendapatan bunga yang baik di 2008 seperti dalam laporan keuangan yang diumumkan, Senin (30/3/2009).
Bank Panin
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pendapatan bunga bersih masih mencatat kenaikan sebesar 8,4% menjadi Rp 2,567 triliun dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 2,377 triliun.
Rasio kecukupan modal (CAR) Bank Panin dengan memperhitungkan risiko kredit di akhir 2008 sebesar 20,65% atau turun dibanding akhir tahun 2007 yang sebesar 23,34%. Sedangkan CAR dengan dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar sebesar 20,31% atau turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 21,58%.
NPL gross sebesar 4,34% dan NPL net sebesar 2,15% yang naik dibandingkan tahun 2007 masing-masing sebesar 3,05% dan 1,76%.
Sedangkan rasio dana terhadap kredit (LDR) turun menjadi 78,93% dibanding tahun 2007 yang sebesar 92,36%. Total aset Bank Panin hingga akhir tahun 2008 sebesar Rp 64,391 triliun atau naik dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 53,470 triliun.
Bank UOB Buana
UOB Buana juga mencatat penurunan laba bersih di tahun 2008 sebesar 23% menjadi Rp 321,793 miliar dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 420,302 miliar.
Pendapatan bunga bersih mencapai Rp 1,270 triliun yang naik 8,73% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 1,168 triliun.
CAR UOB Buana dengan memperhitungkan risiko kredit di akhir 2008 sebesar 25,36% atau turun dibanding akhir tahun 2007 yang sebesar 27,94%. Sedangkan CAR dengan dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar sebesar 24,86% atau turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 27,24%.
NPL gross sebesar 2,51% dan NPL net sebesar 2,07% yang turun dibandingkan tahun 2007 masing-masing sebesar 3,34% dan 2,69%.
Sedangkan rasio dana terhadap kredit (LDR) turun menjadi 91,65% dibanding tahun 2007 yang sebesar 95,23%. Total aset UOB Buana hingga akhir tahun 2008 sebesar Rp 21,245 triliun atau naik dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 18,260 triliun.
(ir/qom)











































