SATU merupakan singkatan Sarana Transaksi Keuangan. Layanan ini diinisiasi PT Sigma Cipta Caraka, anak perusahaan PT Telkom.
Presdir PT Sigma Cipta Caraka, Djarot Subiantoro, mengatakan, layanan SATU terangkum dalam software khusus yang bisa menghubungkan BPR dengan kantor cabang atau kantor kas dan BI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Djarot, pada tahun 1993-1994 PT Sigma meluncurkan software untuk BPR. Software itu disempurnakan dan menjadi layanan SATU.
Dirut BPD Lamongan, Yuhronur Efendi, menambahkan, setelah mengaplikasikan layanan SATU, transaksi nasabah meningkat. Omzet BPD Lamongan pun ikut meningkat.
"Memang setelah ikut layanan SATU, biaya transaksi naik. Tapi itu layak, karena nasabah mendapat banyak kemudahan," ungkapnya.
Layanan SATU dikembangkan dengan berjejaring dengan ATM nasional dan layanan pembayaran berbagai produk. Layanan ini 'dijual' seharga Rp 3 juta hingga Rp 12,5 juta per bulan.
Selain Djarot dan Yuhronur, peluncuran layanan Satu dihadiri Vice President Enterprise PT Telkom, Slamet Riyadi dan sejumlah perwakilan BPR. Di akhir acara, beberapa BPR akan meneken kesepakatan untuk menggunakan layanan tersebut.
(try/qom)










































