"Target kredit baru tahun ini Rp 2,5 triliun," ujar Direktur Utama BEI, Arifin Indra di hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (7/5/2009).
Tahun 2008, BEI mengucurkan kredit sebesar Rp 9,557 triliun. Porsi terbesar kucuran kredit ke sektor industri sebesar Rp 5,435 triliun, kemudian diikuti kredit ke sektor pertanian Rp 1,156 triliun, perdagangan Rp 788 miliar, pertambangan Rp 754 miliar dan lain-lain Rp 1,444 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan target kredit baru sebesar Rp 2,5 triliun, posisi kredit BEI di akhir tahun 2009 akan sebesar Rp 12,077 triliun. "Mudah-mudahan bisa tercapai," ujar Indra.
Pendanaan kebutuhan kredit tersebut akan diperoleh dari dana hasil penerbitan obligasi sebesar Rp 2 triliun. BEI berencana mencatatkan obligasi IV senilai Rp 2 triliun di Bursa Efek Indonesia pada 12 Juni 2009.
"Sisanya dari kas internal," ujar Indra.
(dro/ir)











































