Pemilihan Gubernur BI Urgent

Pemilihan Gubernur BI Urgent

- detikFinance
Sabtu, 23 Mei 2009 12:02 WIB
Pemilihan Gubernur BI Urgent
Jakarta - Presiden harus segera memilih calon Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah Boediono mengundurkan diri sebelum proses Pilpres (Pemilihan Presiden) berlangsung. Di tengah kondisi perekonomian yang belum stabil, posisi Gubernur BI sangat urgent dan tidak boleh kosong.

Hal ini dikatakan oleh Pengamat Ekonomi Avilliani ketika dihubungi detikFinance, Sabtu (23/5/2009).

"Harus cepat dipilih pengganti Boediono, karena meskipun keputusan di BI diambil secara kolegial, posisi ini sangat urgent," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilihan Gubernur BI baru ini mendesak karena masih banyaknya pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan oleh BI saat ini."Masih banyak kebijakan-kebijakan yang harus diperhatikan, meskipun kondisi perbankan kita baik-baik saja, namun kebijakan yang dikeluarkan harus menjadi perhatian," katanya.

Mengenai sosok calon Gubernur BI yang cocok, Avilliani mengatakan setidaknya sosok tersebut bisa berkomunikasi dengan baik, apakah itu dengan DPR maupun dengan kalangan perbankan.

"Namun setidaknya calon Gubernur tersebut harus pelaku perbankan atau orang yang mengerti perbankan. Kalau dari dalam BI, Hartadi cocok karena jam terbangnya yang tinggi. Kalau Darmin sulit, dia memang bersih namun belum lama berkecimpung di dunia perbankan," katanya.
(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads