Obligasi Pemerintah Ancam Likuiditas Bank

Obligasi Pemerintah Ancam Likuiditas Bank

- detikFinance
Minggu, 31 Mei 2009 12:10 WIB
Obligasi Pemerintah Ancam Likuiditas Bank
Jakarta - Penerbitan obligasi pemerintah dinilai akan mengancam likuiditas perbankan dalam negeri. Sebagai dampaknya, banyak bank-bank lokal kesulitan untuk menurunkan tingkat suku bunga kreditnya.
Β 
Menurut Ekonom Senior PT Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto, bunga kredit perbankan akan sulit diturunkan karena imbal hasil atau yield yang diberikan pemerintah terhadap surat utangnya terlalu tinggi.

"Bank khawatir deposannya akan beralih ke SUN (Surat Utang Negara) dengan tingkat bunga cukup tinggi sekitar 11-12 persen," katanya, Jumat (29/5/2009).

Menurutnya, tingkat suku bunga perbankan dalam negeri saat ini masih cukup akomodatif. Namun dengan gencarnya penerbitan obligasi pemerintah yang berujung pada kekeringan likuiditas, bank akan menjaga kecukupan likuiditasnya sehingga sulit menurunkan bunga kredit.
Β 
Ia mengatakan, memang sudah sewajarnya pemerintah mencari pembiayanan lain untuk menyokong kebutuhan APBN karena penerimanan pajak berkurang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ryan menambahkan, agar tidak terjadi kekeringan likuiditas maka ia mengharapkan pemerintah bisa segera menyerap seluruh kebutuhan anggarannya lalu menyalurkan kembali secepatnya kepada masyarakat.

"Dengan begitu bisa lebih cepat diserap oleh perbankan," katanya.
(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads