Β
Menurut Ekonom Senior PT Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto, bunga kredit perbankan akan sulit diturunkan karena imbal hasil atau yield yang diberikan pemerintah terhadap surat utangnya terlalu tinggi.
"Bank khawatir deposannya akan beralih ke SUN (Surat Utang Negara) dengan tingkat bunga cukup tinggi sekitar 11-12 persen," katanya, Jumat (29/5/2009).
Menurutnya, tingkat suku bunga perbankan dalam negeri saat ini masih cukup akomodatif. Namun dengan gencarnya penerbitan obligasi pemerintah yang berujung pada kekeringan likuiditas, bank akan menjaga kecukupan likuiditasnya sehingga sulit menurunkan bunga kredit.
Β
Ia mengatakan, memang sudah sewajarnya pemerintah mencari pembiayanan lain untuk menyokong kebutuhan APBN karena penerimanan pajak berkurang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan begitu bisa lebih cepat diserap oleh perbankan," katanya.
(ang/qom)











































