Prediksi inflasi tahunan ini masih lebih rendah dari inflasi tahunan Mei yang sebesar 6,04%.
Β
Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono di sela rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2009).
Β
"Year on year Juni bisa di bawah 4% bahkan di sekitar 3,8%. Penyebabnya selain inflasi bulanannya baik juga karena based year berubah dimana Juni tahun lalu ada kenaikan harga BBM yang menyebabkan inflasi naik drastis," tuturnya.
Β
Dengan rendahnya laju inflasi ini, Hartadi mengatakan ruang penurunan BI Rate semakin terbuka.
Β
"Ruang penurunan masih ada, karena alasan penurunan BI Rate selain tekanan inflasi masih mereda dan juga untuk support pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Β
Namun Hartadi menekankan pertimbangan penurunan BI Rate bukan hanya inflasi Juni, namun juga laju inflasi ke depan atau inflation outlook.
(dnl/lih)











































