Bank Syariah Bukopin Incar DPK Rp 1 Triliun di 2009

Bank Syariah Bukopin Incar DPK Rp 1 Triliun di 2009

- detikFinance
Minggu, 05 Jul 2009 17:11 WIB
Bank Syariah Bukopin Incar DPK Rp 1 Triliun di 2009
Jakarta - PT Bank Syariah Bukopin (BSB) mengincar Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 1 triliun sampai dengan akhir tahun 2009. Sampai dengan bulan Juni 2009 DPK BSB telah mencapai Rp 800 miliar.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Bisnis BSB, Eriandi usai acara talk show Islamic Banking di Pekan Raya Jakarta, Minggu, (05/07/2009).

"Kita sangat optimistis DPK kita akan meningkat Rp 200 miliar di semester kedua ini. Hal tersebut didukung oleh produk Tabungan iB (Islamic Banking) Siaga dan Deposito iB," ujarnya.

Eriandi menjelaskan Tabungan iB Siaga adalah tabungan yang diperuntukan bagi perseorangan dalam menyimpan dana.

"Sedangkan deposito yakni produk yang memberikan hasil berdasarkan nisbah yang disepakati," tuturnya.

Deposito iB Syariah BSB menawarkan sistem perhitungan bagi hasil yang kompetitif sesuai prinsip syariah yang berupa nisbah 65 - 35 (nasabah : bank) dengan realisasi buku 9% per tahun.

"Kami juga menawarkan ke nasabah deposito dimana deposan yang dananya lebih dari Rp 500 juta bagi hasil yang diberikan bisa lebih dinegosiasikan," katanya.

Eriandi juga menargetkan pertumbuhan fee based income sebesar Rp 100 miliar sampai dengan akhir tahun 2009.

"Untuk menopang hal tersebut dan pertumbuhan bisnis BSB dan sebagai bagian dari strategi usaha yang akan diterapkan, maka BSB merencanakan untuk memperluas jaringan diantaranya dengan pembukaan window office sebanyak 50," paparnya.

Dari 50 outlet tersebut, sebanyak 29 outlet merupakan pengalihan dari UUS Bank Bukopin dan 21 merupakan window baru. Pada tahun 2009 juga, BSB akan melakukan pengalihan izin kantor BSB cabang Surabaya ke Surakarta Jawa Tengah, selanjutnya kantor cabang BSB cabang Surabaya diubah statusnya menjadi kantor cabang pembantu.

"Perluasan jaringan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan keberadaan di perbankan syariah, sekaligus menyediakan akses yang lebih baik ke rangkaian layanan yang luas dari BSB kepada para nasabah," tandasnya.

(dru/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads