"Sampai akhir tahun 2009, kita rencananya masih akan ada proyek lagi, yakni proyek pembangunan mall, apartemen dan Rumah Sakit di daerah Jabotabek yang mencapai Rp 1 triliun," ujar Division Head Corporate Banking BNI, Dwi Mutiari usai Penandatanganan Kerjasama Proyek Sindikasi di Gedung BNI di Jakarta, Selasa (07/07/2009).
Dwi mengungkapkan, nilai outstanding kredit korporasi perseroan saat ini mencapai Rp 40 triliun. Ia memperkirakan kalau tahun ini kucuran kredit perseroan lebih mengarah ke sektor infrastruktur. dan tidak sampai 10% ke sektor properti.
"Untuk kredit ke proyek properti tidak sampai 10% dari outstanding. Di sektor properti memang kita lebih selektif dan kita ambil yang best saja," ujar Dwi.
Sebelumnya, perseroan telah masuk proyek properti bersama 14 bank lainnya kepada PT Plaza Indonesia Realty senilai US$ 100 juta. Hari ini, BNI bersama dengan BII dan CIMB Niaga juga melakukan sindikasi pembiayaan apartemen central park yang dikelola Agung Podomoro Grup sebesar Rp 1,1 triliun.
(dro/dro)











































