Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Askes I Gede Subawa di sela paparan pers di Kantor Pusat Askes, Jalan Letjen Suprapto, Jakarta, Rabu (15/7/2009).
"Ya kalau Rp 5,6 triliun (target premi 2009) ditambah Rp 24 miliar tidak begitu banyak pengaruh revenue. Kontribusinya kecil tapi kita melayani pejabat penting negara ini," ujarnya.
Menurutnya, para menteri dan pejabat tersebut merupakan peserta Askes Sosial, namun karena mereka bekerja untuk negeri ini maka pemerintah memberikan fasilitas yang lebih baik dengan cara menambah premi kepada Askes agar diberi jaminan.
Jaminan yang diberikan tidak hanya kepada menteri dan pejabat yang bersangkutan saja, tetapi juga termasuk keluarganya.
"Semua ditanggung, obat-obatan, non medical dan lain-lain. Sistemnya all in , dirawat di kelas VVIP," katanya.
Sementara itu, mengenai target perolehan laba hingga akhir tahun BUMN asuransi itu berharap bisa meraup hingga Rp 5,6 triliun. Sedangkan laba bersihnya diharapkan sebanyak Rp 900 miliar.
Hingga semester I 2009, ia mengaku pencapaiannya masih kecil. Meski begitu, ia optimis bisa target tersebut bisa tercapai.
"Di perusahaan asuransi itu memang sedikit di awal (tahun), nanti biasanya banyak masuk di akhir tahun," jelasnya.
(ang/dro)











































