Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution mengatakan, BI akan selalu mengawal agar tingkat suku bunga deposito perbankan turun ke tingkat wajar mengikuti penurunan BI Rate.
"(sanksi) kita banyak kemungkinan, tidak usah dipikirkan apa sanksinya. Kalian pikirkan turun atau tidak. Konkretnya kita bisa panggil banknya. Bank itu sekarang sudah mulai grogi. Intinya kita terus mengawal supaya tingkat bunga deposito turun," tandasnya ketika ditemui di kantornya, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (21/8/2009).
Kemudian BI juga akan mencermati berapa besar margin keuntungan yang diambil oleh perbankan melalui suku bunga kreditnya. Hal ini dilakukan untuk mendorong efisiensi operasional perbankan, sehingga bunga kredit bisa turun.
Darmin mengatakan jika ada bank yang tidak mematuhi kesepakatan penurunan suku bunga deposito tersebut, maka BI akan segera memanggil bank bersangkutan, bahkan bank asing sekalipun.
"Artinya siapa yang tidak mematuhinya kita pasti tahu karena data hari per hari kita punya dan bisa kita pakai," tandasnya.
Saat ini Darmin terus memeras pikiran untuk mendorong perbankan menurunkan suku bunga simpanan dan kreditnya, bahkan dirinya sampai menomorduakan rancangan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) baru yang akan dibuatnya.
"API ntar dulu, kita cari cara turunkan suku bunga," tandasnya.
(dnl/qom)











































