Kadin: Bunga Kredit 12% Sudah Menggigit

Kadin: Bunga Kredit 12% Sudah Menggigit

- detikFinance
Selasa, 25 Agu 2009 15:46 WIB
Kadin: Bunga Kredit 12% Sudah Menggigit
Jakarta - Adanya keluhan perbankan nasional yang beranggapan sektor riil belum merespon adanya penurunan suku bunga kredit dibantah oleh Kadin. Kadin menilai penurunan suku bunga pinjaman hingga 12% akan disambut positif oleh pelaku sektor riil.
 
"Lending rate (bunga kredit) kalau bisa 12% pasti direspon, karena sumber dana masih tinggi. Kalau 12% lending rate bagi sektor riil sangat menggembirakan kami, sekarang masih 14%," kata Ketua Umum Kadin MS Hidayat saat ditemui di kantornya, Selasa (25/8/2009).
 
Dengan asumsi suku bunga pinjaman 12% maka, bunga deposito perbankan harus didongkrak turun ke level 9%. Sehingga spread antara bunga deposito dengan bunga pinjaman memiliki spread ideal sebesar 3% saja.
 
"Spread -nya dengan bunga deposito 3% itu sudah ideal sekali," ucapnya.
 
Mengenai proses penurunan suku bunga ini, diakuinya memanglah tidak mudah karena perbankan mengalami masalah-masalah berat, namun ia menekankan rencana penurunan suku bunga simpanan oleh beberapa nasional yang akan diikuti oleh penurunan suku bunga pinjaman tidak boleh berlama-lama.
 
"Masalah suku bunga ini, terkait juga dengan pemerintah yang mengeluarkan obligasi, SUN yang yield -nya tinggi akan mempengaruhi. Kalau bisa di bawah 10%," serunya.
 
Dikatakannya masalah suku bunga pinjaman perbankan secara mendasar bukan hanya masalah pelaku usaha skala kecil menengah maupun besar namun menjadi masalah para petani di seluruh Indonesia.

Hidayat mengatakan saat ini ia banyak menerima laporan kalau banyak petani tercekik oleh sistem ijon sebagai imbas tingginya kredit perbankan.
 
"Ijon itu hanya bisa dilawan dengan turunnya suku bunga perbankan terhadap petani," tandasnya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads