"Saya terima menkeu dan Gubernur BI (ketika itu) pak Boediono melaporkan tentang situasi bank Century (tanggal 25). Dan saya langsung mengatakan masalah Century bukan masalah karena krisis, tapi itu perampokan, kriminal. Karena pengendali bank ini merampok dana bank Century dengan segala cara termasuk obligasi bodong yang dibawa ke luar negeri," urai JK.
Hal itu disampaikan Wapres JK dalam keterangan persnya di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (31/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang pasti, dalam pertemuan sebelumnya antara Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI yang ketika itu dijabat Boediono, JK telah menegaskan bahwa masalah ini adalah karena kelemahan BI.
"Saya katakan dalam pertemuan itu, ini kriminal, ini perampokan, kenapa kita tolerir. Itulah kelemahan pengawasan BI di situ. Jadi benar menkeu bahwa ini kelemahan BI sebenarnya, yang terpaksa jadi tanggung jawab semuanya," ketusnya.
Bahkan ketika itu JK sudah menyatakan agar pemilik Bank Century sebelumnya yakni Robert Tantular harus ditangkap karena masalah ini adalah masalah kriminal.
"Karena itu maka saya bilang, pak, penyelesaiannya yang harus ini orang (robert tantular) ditangkap dulu karena kriminal dan perampokan. Karena itu saya minta Gubernur BI Pak Boediono agar ini dilaporkan ke Polisi. Tapi jawaban BI, "Ini tidak ada dasar hukumnya"," ungkap JK.
Karena itu, JK pun langsung menginstruksikan kepada Kapolri untuk menangkap Robert Tantular. Hasilnya, 5 orang langsung ditangkap terkait dengan kasus Bank Century.
(qom/dro)











































