BRI Kembali Masuk 'Asian Fabulous 50'

BRI Kembali Masuk 'Asian Fabulous 50'

- detikFinance
Selasa, 29 Sep 2009 11:52 WIB
BRI Kembali Masuk Asian Fabulous 50
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) kembali menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam jajaran 'Asian Fabulous 50' atau Daftar 50 Perusahaan Hebat versi Majalah Forbes. Untuk masuk dalam daftar ini, perusahaan tersebut harus memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam 5 tahun terakhir.

Untuk menentukan 'Asian Fabulous 50', Forbes menyeleksi 910 perusahaan publik dengan pendapatan paling tidak US$ 3 miliar atau kapitalisasi pasar US$ 3 miliar.

Perusahaan-perusahaan itu selanjutnya diseleksi dengan melihat rekam jejaknya selama 5 tahun terakhir dari sisi pendapatannya, pendapatan operasional dan return on capital .

Penyaringan dilanjutkan dengan pergerakan harga saham dan proyeksi kinerja di tahun-tahun ke depan. Satu tahun kerugian saja akan membuat perusahaan itu terdepak dari daftar ini.

Penjurian juga harus dibuat karena adanya perbedaan dalam transparansi, akunting dan kondisi yang berbeda dari setiap negara. Dan pada akhirnya, penilaian didasarkan pada kemampuan manajemen dan kewirausahaan perusahaan yang bersangkutan.

Indonesia menempatkan satu perwakilannya dalam daftar tersebut yakni BRI. BRI sejak tahun 2008 lalu juga telah masuk daftar ini . Bank BUMN tersebut tercatat memiliki nilai pasar US$ 9,3 miliar dan penjualan US$ 2,8 miliar. Berikut daftar 'Asian Fabulous 50' yang dikutip detikFinance dari situs Forbes, Selasa (29/9/2009).

1. Acer
2. Adani Enterprises
3. Agile Property Holdings
4. Angang Steel
5. Anhui Conch Cement
6. Axis Bank
7. Bank Rakyat Indonesia
8. Bharat Heavy Electricals
9. Bharti Airtel
10. BHP Billiton
11. Brambles
12. BYD
13. China Vanke
14. Citic Securities
15. Digital China Holdings
16. Fast Retailing
17. Gree Electric Appliances
18. HDFC Bank
19. HIS
20. Hon Hai Precision Industry
21. HTC
22. Infosys Technologies
23. Jindal Steel & Power
24. Komatsu
25. Larsen & Toubro
26. Li & Fung
27. Mahindra & Mahindra
28. Newcrest Mining
29. NHN
30. Noble Group
31. Olam International
32. PTT
33. Reliance Industries
34. SAIC Motor
35. Samsung Heavy Industries
36. Sany Heavy Industry
37. Siliconware Precision Industries
38. Softbank
39. Suning Appliance
40. Tata Consultancy Services
41. Tata Steel
42. Tencent Holdings
43. Tingyi Holding
44. TPV Technology
45. Want Want China Holdings
46. Wipro
47. Wistron
48. Woolworths
49. Wuhan Iron & Steel
50. ZTE (qom/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads