Demikian disampaikan Ketua Komisi XI DPR-RI Ahmad Hafiz Zawawi ketika ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Selasa (29/09/2009).
"Indikasi penyelewengan dana, deposan fiktif, kemungkinannya ada, tapi untuk pelanggaran PBI terkait CAR ada," ujarnya.
Hafiz menjelaskan semua indikasi-indikasi tersebut nantinya akan dibahas secara khusus oleh komisi XI. "Jika memang benar (indikasi-indikasi tersebut) maka kita akan ambil sebuah sikap tegas," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua DPR-RI Agung Laksono mengatakan dalam hasil laporan audit ada dugaan indikasi tindak pidana.
"Karena ada perbedaan angka, pelemahan pengawasan dan ketidakpastian hukum termasuk pengambilan dana oleh pemegang saham. Pelanggaran kewenangannya lebih banyak," tutur Agung.
Namun, untuk pengumuman final baru akan dibacakan dalam Rapat Paripurna yang digelar Rabu besok.
Dan rencananya hari ini juga akan dibahas di Komisi XI untuk mengambil sebuah sikap. Ditambahkan Hafiz hari ini juga Komisi XI akan menggelar konferensi pers setelah pengambilan sikap.
(dru/dnl)











































