Sri Mulyani: Silakan Dibuka Kalau Ada Korupsi Bailout Century

Sri Mulyani: Silakan Dibuka Kalau Ada Korupsi Bailout Century

- detikFinance
Rabu, 30 Sep 2009 14:38 WIB
Sri Mulyani: Silakan Dibuka Kalau Ada Korupsi Bailout Century
Jakarta - Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani merasa 'gerah' karena dirinya disebut-sebut terseret melakukan pelanggaran dalam kasus bailout atau penyelamatanBank Century yang menelan dana Rp 6,7 triliun.

Dia mempersilakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sedang melakukan audit investigatif untuk 'buka-bukaan' jika memang ada indikasi korupsi yang terjadi pada proses bailout Bank Century.

"Kalau BPK menemukan berbagai penyelewengan pidana, penyalahgunaan kewenangan bahkan korupsi saya senang. Silahkan diambil dan dibuka siapa yang korupsi dalam event apa, berapa jumlahnya, menggunakan kewenangan apa, dan siapa yang melakukan. Silahkan dibuka kapan korupsi, kejadian mana yang dikorupsi apa siapa pelakunya. Indikasi itu silahkan oleh BPK," tegasnya ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2009).

Sri Mulyani mengatakan dirinya siap menghadapi apapun hasil audit investigasi yang dilakukan BPK terhadap Bank Century, meskipun Komisi XI DPR mengatakan adanya indikasi Sri Mulyani melakukan pelanggaran dalam pengambilan keputusan bailout tersebut.

"Saya selalu siap, tapi anda mengatakan ada pidana hubungan sama saya. Saya tidak marah, supaya clear ," cetusnya.

Menurutnya, laporan awal audit BPK yang sudah diserahkan kepada DPR saat ini belum bisa dijadikan pegangan dalam menentukan siapa-siapa saja yang bersalah."Apakah DPR sudah bisa menjadikan laporan interim itu sebagai suatu basis? Apakah itu sudah mengatakan secara jelas bahwa ini adalah temuan final," tanyanya.

"Tanya sama BPK apakah laporan interim itu bisa digunakan sebagai suatu pegangan bagi kita untuk bisa menyikapi atau menuduh dan bahkan meminta seseorang bertanggung jawab. Andakan mau minta saya seolah-olah saya siap. Ya saya siap," tandasnya. (dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads