Menurut Deputi Kementerian Negara BUMN Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan, dari 4 Bank BUMN, secara total jumlah dividen yang bakal disetornya mencapai ratusan miliar.
"Angka pastinya lupa, tapi jumlahnya besar, ratusan miliar," katanya ketika ditemui di ruang kerjanya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (10/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita liha prediksi mereka di akhir tahun berapa, baru kita ambil dividen sesuai porsinya," ujarnya.
Pemerintah berencana mengambil dividen interim sekitar Rp 2,5 triliun tahun ini untuk menutupi kebutuhan APBNP 2009. Sebanyak Rp 500 miliar dividen akan diambil dari keuntungan tahun 2008 PT Pertamina, sedangkan sisanya dari beberapa BUMN.
Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Negara BUMN M. Said Didu mengatakan, pihaknya masih menghitung jumlah kebutuhan setoran dividen interim tersebut. Ada empat sektor BUMN yang akan diminta, yaitu perkebunan, pupuk, pertambangan dan perbankan.
Pemerintah mengindikasikan, jumlah dividen terbanyak akan diambil dari perusahaan negara yang masuk lantai bursa. Sementara BUMN sektor industri pupuk hanya akan menyumbang sedikit dari total dividen interim itu.
(ang/qom)











































