Menurut Direktur Utama BNI Gatot Suwondo, volume transaksi untuk tahun 2009 itu, sebanyak 65,94% berasal dari transaksi impor dan 34,06% berasal dari transaksi ekspor. Sedangkan untuk transaksi pengiriman uang (remmitance) hingga September 2009 mencapai US$ 22,67 miliar atau telah melampaui pencapaian tahun 2008 sebesar US$ 19,54 miliar dengan pendapatan fee based sebesar Rp 166,5 miliar.
Gatot mengatakan, untuk meningkatkan bisnis trade finance dan remmitance tersebut, bank plat merah itu bekerjasama dengan Kedutaan Besar Ajazair menggelar 'one on one meeting' untuk menjembatani perdagangan Indonesia dengan Aljazair.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot mengatakan, disamping meningkatkan kualitas layanan trade finance ekspor/impor, BNI telah memiliki unit Trade Processing Centre (TPC) yang menangani global trade finance transaction secara sentralisasi untuk mendukung kegiatan perdagangan internasional.
(dru/ang)











































