Demikian disampaikan oleh Direktur Utama CIMB Niaga Arwin Rasyid dalam jumpa pers di Hotel Midplaza, Jakarta, Rabu (29/10/2009).
"Peningkatan laba bersih tersebut disebabkan oleh meningkatnya pendapatan operasional dan meningkatnya efisiensi biaya perusahaan," ujarnya.
Arwin mengatakan peningkatan pendapatan operasional karena naiknya pendapatan bunga bersih serta keuntungan dari investasi pada surat berharga sebesar Rp 127,9 miliar per September 2009. Setelah pada periode yang sama tahun sebelumnya mengalami kerugian Rp 218,8 miliar.
Selain itu CIMB Niaga juga berhasil memperbaiki efisiensi beban operasionalnya dengan meningkatkan rasio cost to income menjadi sebesar 49,9% per September 2009 dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 61,9%.
(dnl/qom)











































