Hal ini disampaikan Deputi Bidang Kemiskinan, Ketenagakerjaan, dan UKM Prasetijono Widjojo dalam acara temu media di Puncak, Bogor, Jumat (6/11/2009) malam.
Pras menyatakan, persoalan penyaluran KUR itu antara lain besaran bunga kredit yang masih tinggi, sasaran kredit, persyaratan penjaminan yang ketat, dan terbatasnya bank penyalur kredit yang rata-rata bank BUMN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pras menambahkan, pemerintah memiliki kewajiban untuk memangkas kendala-kendala dalam penyaluran KUR tersebut agar pada masa mendatang, penyaluran kredit usaha rakyat dapat dilaksanakan sesuai target.
"Sepanjang 5 tahun mendatang, tak kurang Rp 100 triliun dana KUR bakal digelontorkan," ujar Pras.
Dengan pemangkasan kendala tersebut, jelas Pras, diharapkan dapat mengatasi persoalan yang menghambat pelaksanaan KUR.
(nia/ang)











































