Demikian dikatakan oleh Direktur Treasury BTN, Saut Pardede usai Konferensi Pers Go Public BTN di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (19/11/2009).
"CAR kita saat ini ada diposisi 15,04 % setelah IPO nanti CAR kita akan bertambah hingga 27 %. Itu jika IPO minimal menghasilkan dana Rp 2 triliun," ujar Saut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maka kita mempunyai leverage untuk penyaluran kredit hingga Rp 60 triliun," jelasnya.
Tahun 2010 perseroan menargetkan pertumbuhan kreditnya sebesar 20 persen. Saut mengatakan BTN mencatat pertumbuhan kredit yang tinggi dalam 3 tahun terkahir.
"Posisi kredit BTN mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 33,1 %," katanya.
Sepanjang tahun 2009, BTN telah menyalurkan kredit baru sebesar 66,09 % dengan komposisi kredit perumahan sebesar 66,09 % dan kredit non perumahan sebesar 33,01 % sehingga total posisi kredit per September 2009 mencapai Rp 36,32 triliun atau tumbuh sebesar 26,75 % (yoy).
Dari sisi Non Performing Loan (NPL) gross bank plat merah tersebut sampai dengan September tahun 2009 berada diposisi 4,05 % atau naik dari periode yang sama tahun 2008 sebesar 3,20 %.
(dru/qom)











































