Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dyah N.K. Makhijani mengatakan, Robert diminta menunggu untuk mengantisipasi kemungkinan adanya beberapa hal yang harus ditandatangani dan dipertanggungjawabkan oleh yang bersangkutan selaku pemegang saham pengendali Bank Century, seandainya bank tersebut ditutup atau diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
"Robert Tantular dan manajemen Bank Century tidak mengikuti rapat apapun terkait KSSK dan hanya menunggu di lantai dan ruangan lain di Departemen Keuangan," tegasnya dalam siaran pers yang dikutip detikFinance , Senin (14/12/2009).
Pada saat yang sama, yakni tanggal 20 November 2008 malam hari, BI mengajukan permintaan cekal atas Robert Tantular dan manajemen Bank Century kepada Departemen Keuangan.
Permintaan BI kepada Robert Tantular dan manajemen Bank Century untuk menunggu di Gedung Departemen Keuangan tersebut dilakukan setelah pembicaraan antara BI dengan LPS dalam pertemuan di BI pada tanggal 20 November 2008 sore hari.
"Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah yang harus dilakukan apapun keputusan yang akhirnya akan diambil oleh KSSK terhadap Bank Century," jelas Dyah.
"Langkah meminta kehadiran Pemegang Saham Pengendali dan manajemen bank pada saat akan dilakukan tindakan terhadap bank gagal merupakan proses biasa dalam penanganan terhadap bank gagal," tandasnya.
(dnl/gah)











































