Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hasan Bisri mengatakan, dalam audit investigasinya menemukan adanya uang dari Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia (YKKBI) di Bank Century, namun sudah diambil kembali.
"Pernah ditemukan ada transaksinya dari Yayasan Bank Indonesia. Uang masuk ke Century, jumlahnya saya tidak bisa katakan. Tapi kemudian sudah diambil kembali oleh yayasan yang bersangkutan," ujarnya kepada detikFinance saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini lembaga terpisah kan," ujarnya singkat.
Bank Indonesia (BI) diketahui pernah menyimpan dana Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia (YKKBI) di Bank Century sebelum bank tersebut diselamatkan atau di-bailout oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dana ini ditengarai jadi salah satu pertimbangan BI menetapkan Century sebagai bank gagal dan sistemik.
Dalam audit BPK tersebut dikatakan, saat Rapat Dewan Gubernur BI tanggal 20 November 2009, dana YKKBI di Bank Century menjadi salah satu pertimbangan mengapa BI menetapkan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.
BPK dalam hasil auditnya mengatakan, dalam RDG tersebut Deputi Gubernur BI S. Budi Rochadi menginformasikan adanya dana YKKBI.
"S. Budi Rochadi menginformasikan perlunya diperhatikan mengenai kerugian yang akan diterima oleh YKKBI mengingat terdapat sebagian dana yang disimpan di Bank Century," ujar audit tersebut.
(dnl/qom)











































